Kamu Dapat, Sebab Dia Dapat

Aku tahu bahwa Engkau dapat melakukan apa pun, dan tak ada tujuan-Mu yang dapat ditahan…
Kamu dapat bertanya kepada Allah
sebab Dia takkan memberimu jawaban yang salah.
Kamu dapat menanti Allah
sebab penentuan waktu-Nya selalu sempurna.
Kamu dapat mempercayai Allah
sebab Dia tak pernah keliru.
Kamu dapat berharap kepada Allah
sebab Dia memegang hari esokmu..
Kamu dapat tenteram di dalam Allah
sebab Dia mengendalikan hidupmu.
Kamu dapat bersandar kepada Allah
sebab Dia setia penuh.

Seijin Roy Lessin dan DaySpring, Meet Me In The Meadow, 2.12.2009

Dia Allahmu

Dia Allahmu di kala mentari bersinar,

Dia Allahmu di kala hujan,

Dia Allahmu di derai tawa,

Dia Allahmu di kala kesakitan.

 

Dia Allahmu di musim semi,

Dia Allahmu di musim gugur,

Dia Allahmu di dalam diam,

Dia Allahmu di dalam teriak.

 

Dia Allahmu di dalam hening,

Dia Allahmu di dalam ujian,

Dia Allahmu di dalam perjuangan,

Dia Allahmu di dalam istirahat.

 

Dia Allahmu di sengat panas,

Dia Allahmu di dingin menusuk,

Dia Allahmu di angin puting beliung,

Dia Allahmu di ketenangan.

 

Di saat terang dan saat kelam,

Di lembah-lembah atau puncak-puncak,

Dia Allahmu yang menggenggam kamu,

Dia Allahmu yang menjaga.

Aku akan menggandeng tanganmu dan akan menjagamu.

Seijin Roy Lessin dan DaySpring, Meet Me In The Meadow, 06.04.2011

Inspeksi

Selidiki aku, ya Allah, dan kenali hatiku: uji aku, dan kenali pikiran-pikiranku: dan lihat bila ada hal yang jahat di dalamku, dan tuntun aku di jalan yang kekal.

Aku menemukan betapa sangat nyaman dan meyakinkan, mengijinkan istriku memeriksa penampilanku dengan saksama sebelum aku keluar pintu depan rumah untuk memulai hari. Aku tahu, bila dia melihat sesuatu di penampilanku, yang terluput olehku, dia akan memberitahuku. Bila dia melihat ada kotoran di wajahku, ada noda di kemejaku, sabuk yang belum dirapikan, atau kombinasi warna tak serasi; dia dengan gamblang, jelas, dan penuh kasih memberitahuku. Kepedulian pengamatannya telah menyelamatkan aku dari banyak malu selama bertahun-tahun.

Begitu pula, rasa nyaman dan yakinnya setara, mengijinkan Allah “memeriksa sekali lagi” penampilan kita sebelum kita keluar pintu rumah untuk memulai hari. Betapa bijaknya kita ketika mengijinkan Dia menginspeksi kita, memastikan segalanya telah tepat—memastikan bahwa tidak ada amarah atau kepahitan mengeraskan hati kita, memastikan tidak ada ketakutan atau kekuatiran membebani di pikiran kita, dan memastikan tidak ada ketidakpercayaan atau keraguan membayang di batin kita. Betapa akan diberkatinya hari kita, bila kita dapat meninggalkan rumah setiap pagi, dengan mengetahui jiwa kita sehat.

Seijin Roy Lessin dan DaySpring, Meet Me In The Meadow30.10.2009

ALLAH Mahaagung

Hari ini, kiranya kamu mengasihi Dia sebagai Ayahmu,

Berterimakasih kepada Dia sebagai Penciptamu,

Memandang Dia sebagai Pemandumu,

Mengandalkan Dia sebagai Pelindungmu,

Mempercayai Dia sebagai Pemeliharamu,

Mencari Dia sebagai Kekuatanmu,

Bersandar kepada Dia sebagai Tuhanmu,

Menyembah Dia sebagai Allahmu,

Melayani Dia sebagai Rajamu.

Berterimakasih kepada Allah dan siarkan keagungan-Nya. Biarlah seluruh dunia mengetahui apa yang hingga kini Dia lakukan. Naikkan kidung bagi-Nya; ya, kidungkan pujian-Nya. Ceritakan kepada semua orang tentang luar biasa perbuatan-perbuatan-Nya. Muliakan nama-Nya yang kudus; bersukacitalah, kamu yang menyembah Allah. Carilah Allah dan kekuatan-Nya; terus-menerus cari Dia.

Seijin Roy Lessin dan DaySpring, Meet Me In The Meadow, 30.04.2010

Cemas dan Damai

Cemas memberitahumu bahwa kamu ada di situasi yang terlampau besar bagi Allah untuk menangani;
Damai meyakinkanmu bahwa tiada yang terlampau sulit bagi Allah.

Cemas mengasumsikan yang terburuk bakal terjadi;
Damai menyatakan yang terbaik nanti terjadi.

Cemas mengarahkanmu pada ketidakmampuanmu;
Damai memastikan bahwa anugerah Allah itu cukup.

Cemas menyebabkan kamu jadi panik;
Damai menyebabkan kamu jadi tenang.

Cemas memperlihatkan ke kamu, kekuranganmu;
Damai menujukan kamu ke suplai Allah.

Cemas menandakan kekalahan dan kegagalan
Damai mengumumkan kemenangan dan kesuksesan Allah.

Cemas membuat kamu berjuang;
Damai membuat kamu beristirahat.

Cemas berkata, “Kamu akan hanyut oleh badai”;
Damai berkata, “Jangkarmu menahan”.

Cemas mengisi kamu dengan gelap;
Damai melimpahi kamu dengan terang.

Cemas memberitahumu untuk mencari solusi dulu;
Damai memberitahumu untuk mencari Allah dulu.

Cemas memberitahumu, kamu takkan berhasil;
Damai meyakinkanmu, Allah akan membuat kamu berhasil.

Pandanglah burung-burung gagak, mereka tak pernah menabur pun menuai, tak punya gudang pun lumbung; dan Allah memberi mereka makan. Betapa kamu lebih bernilai dari burung-burung itu? Dan siapa yang karena kuatir dapat menambah setengah meter pada jalannya? Bila kamu tak mampu melakukan yang paling sederhana, mengapa kamu cemas untuk yang selebihnya? Carilah Allah dulu, dan kebenaran-Nya, dan semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.

Seijin Roy Lessin dan DaySpring, Meet Me In The Meadow, 28.2.2011

Bunga Linea

Bunga Linea (Linnaea), ukurannya setengah bunga Daisy, tersembunyi jauh di pelosok atau di tempat-tempat yang tampaknya tak penting di muka bumi, dimana sedikit orang yang pernah lewat dan menemukan kecantikannya atau menghirup harum semerbaknya.

Apakah kamu merasa Allah hingga kini memberimu sebuah peran yang tak penting, atau menempatkan kamu di sebuah pelosok, di tempat yang tersembunyi? Pertimbangkan kata-kata Frank Boreham ini di saat dia menemukan bunga Linea, ketika dia melakukan pendakian di satu wilayah terpencil…

“Lagi dan lagi aku mendekatkan bunga ini ke wajahku, menikmati semerbak aroma wewanginya… Aku menengadah dan bersyukur kepada Allah untuk bunga mungil ini, begitu tak berarti, tumbuh di hutan belukar liar, namun membawa kesukaan dan kesegaran bagiku. Aku berpikir, mengapa bunga ini begitu tak dikenal, sedangkan ini benar-benar bunga yang harum sekali, dan sudah pasti pantas berada di tempat yang lebih layak? Aku belajar satu pelajaran dari ini—aku pikir, ‘bila aku tak dapat menjadi sebuah pohon cemara yang tinggi di hutan milik Allah, aku bisa menjadi bunga kecil mungil yang menebar bau harum semerbak Allah di dunia yang penuh kesusahan.’”

Kamu mungkin tidak menjadi salah satu dari pohon-pohon cemara yang tumbuh gagah di hutan anugerah Allah, sehingga banyak mata dapat melihatnya; kamu seperti bunga Linea itu, ditanam oleh Allah di tempat yang tampaknya tak berarti, untuk memberkati orang lain, untuk membarui yang letih lesu, untuk menguatkan yang lemah, untuk merengkuh yang putus asa, dan untuk menyegarkan mereka yang membutuhkan semangat tetap mengikut Allah.

Biarlah keindahan Allah menaungi kita.

Seijin Roy Lessin dan DaySpring, Meet Me In The Meadow, 08.06.2010

Apa yang terbaik

Bila kamu memiliki suka cita bagai mata air memancar,

anugerah untuk mendaki gunung tertinggi…

Kebenaran yang jadi landasan teguhmu,

kemerdekaan dari segala tuduhan…

Damai melampaui segala ukuran duniawi,

kekayaan-kekayaan surga sebagai hartamu…

Pengharapan yang memenuhi harapanmu,

kasih yang memberimu keteguhan…

Berarti hatimu hingga kini telah menemukan persinggahan sejati,

sebab kamu hingga kini telah mengecap apa yang terbaik dari Allah.

Seijin Roy Lessin dan DaySpring, Meet Me In The Meadow, 17.04.2006