MENYEMAI DAMAI 24/7

Dia mengasihiku, agar aku mengasihi diriku dan dirimu,

Dia mengampuniku, agar aku mengampuni diriku dan dirimu,

Dia menerimaku, agar aku menerima diriku dan dirimu.

 

Mengasihi, mengampuni, menerima, butuh waktu,

Waktu berduka tempat kebenaran dan anugerah menyatu,

Lewat duka Dia menyiangi rantingku agar berbuah selalu.

 

Kasih-Nya begitu dalam menembus kalbuku,

Pengampunan-Nya tuntas menghapus maluku,

Penerimaan-Nya sejati mengangkat harkatku.

 

Kini kujelas siapa diriku,

Kutatap wajah-Nya, bisikku,

“Kuingin mengenal-Mu selalu.”

 


🙂 eva kristiaman, sydney, medio 03.2013