MENYEMAI DAMAI 24/7

Dia mengasihiku, agar aku mengasihi diriku dan dirimu,

Dia mengampuniku, agar aku mengampuni diriku dan dirimu,

Dia menerimaku, agar aku menerima diriku dan dirimu.

 

Mengasihi, mengampuni, menerima, butuh waktu,

Waktu berduka tempat kebenaran dan anugerah menyatu,

Lewat duka Dia menyiangi rantingku agar berbuah selalu.

 

Kasih-Nya begitu dalam menembus kalbuku,

Pengampunan-Nya tuntas menghapus maluku,

Penerimaan-Nya sejati mengangkat harkatku.

 

Kini kujelas siapa diriku,

Kutatap wajah-Nya, bisikku,

“Kuingin mengenal-Mu selalu.”

 


🙂 eva kristiaman, sydney, medio 03.2013

DI KALA KAMU TERAMAT MEMBUTUHKAN DIA

Anugerah terkuat-Nya
adalah untuk momen paling lemahmu;
persekutuan termanis-Nya
adalah untuk perjalanan paling sepimu;
penyediaan terkaya-Nya
adalah untuk jam paling perlumu;
dekapan tererat-Nya
adalah untuk kesedihan paling dalammu;
terang-Nya yang paling benderang
adalah untuk hari paling gelapmu.

Adakah yang dapat memisahkan kita dari kasih-Nya? Apakah itu berarti Dia tak lagi mengasihi kita bila kita mendapat kesukaran atau bencana, atau aniaya, atau lapar, melarat, atau dalam bahaya, atau terancam kematian? … Tiada kuasa di langit atau di bumi—memang, tiada satu pun di ciptaan ini yang dapat memisahkan kita dari kasih Allah… .

Seijin Roy Lessin dan DaySpring, Meet Me In The Meadow, 10.03.2010

 

DOA UNTUK HARI INI

Ya Allah, melalui wajahku kiranya terang-Mu dipancarkan;

Melalui suaraku kiranya pujian-Mu diperdengarkan;

Melalui kedua tanganku kiranya karya-Mu diteruskan;

Melalui hidupku kiranya anugerah-Mu dicurahkan;

Melalui hatiku kiranya kasih-Mu dikenalkan.

Kini kiranya Allah damai sejahtera … melengkapimu untuk setiap pekerjaan baik untuk melakukan kehendak-Nya, mengerjakan di dalammu apa yang berkenan di hadapan-Nya, bagi-Nya keagungan selamanya… . Amin.

Seijin Roy Lessin dan DaySpring, Meet Me In The Meadow, 27.09.2010