Di Dalam Tangan-Nya

Sebab Engkau, ya Allah, hingga kini telah membuatku bersuka oleh karya-karya-Mu; atas perbuatan-perbuatan tangan-Mu aku berkidung penuh suka cita.

Keputusan terbaik yang pernah kamu ambil adalah meletakkan hidupmu di dalam tangan Dia yang membuat kamu—tangan yang telah mengerjakan dengan TRAMPIL; tangan yang telah menuntun dengan HIKMAT; tangan yang membentuk dengan TUJUAN; tangan yang mencipta dengan KASIH.
Tangan Allah lebih mampu daripada seorang ahli bedah yang hebat;
Lebih berbelaskasihan daripada seorang perawat yang peduli;
Lebih persis daripada seorang pemotong berlian yang teliti;
Lebih kreatif daripada seorang pengrajin yang ahli;
Lebih tangguh daripada seorang gagah berani yang andal;
Lebih dapat diandalkan daripada jabat erat orang jujur;
Lebih meyakinkan daripada pelukan seorang ibu.
Hidupmu ada di dalam tangan-Nya!

Seijin Roy Lessin dan DaySpring, Meet Me In The Meadow, 11.02.2011

Dia Allahmu

Dia Allahmu di kala mentari bersinar,

Dia Allahmu di kala hujan,

Dia Allahmu di derai tawa,

Dia Allahmu di kala kesakitan.

 

Dia Allahmu di musim semi,

Dia Allahmu di musim gugur,

Dia Allahmu di dalam diam,

Dia Allahmu di dalam teriak.

 

Dia Allahmu di dalam hening,

Dia Allahmu di dalam ujian,

Dia Allahmu di dalam perjuangan,

Dia Allahmu di dalam istirahat.

 

Dia Allahmu di sengat panas,

Dia Allahmu di dingin menusuk,

Dia Allahmu di angin puting beliung,

Dia Allahmu di ketenangan.

 

Di saat terang dan saat kelam,

Di lembah-lembah atau puncak-puncak,

Dia Allahmu yang menggenggam kamu,

Dia Allahmu yang menjaga.

Aku akan menggandeng tanganmu dan akan menjagamu.

Seijin Roy Lessin dan DaySpring, Meet Me In The Meadow, 06.04.2011

Inspeksi

Selidiki aku, ya Allah, dan kenali hatiku: uji aku, dan kenali pikiran-pikiranku: dan lihat bila ada hal yang jahat di dalamku, dan tuntun aku di jalan yang kekal.

Aku menemukan betapa sangat nyaman dan meyakinkan, mengijinkan istriku memeriksa penampilanku dengan saksama sebelum aku keluar pintu depan rumah untuk memulai hari. Aku tahu, bila dia melihat sesuatu di penampilanku, yang terluput olehku, dia akan memberitahuku. Bila dia melihat ada kotoran di wajahku, ada noda di kemejaku, sabuk yang belum dirapikan, atau kombinasi warna tak serasi; dia dengan gamblang, jelas, dan penuh kasih memberitahuku. Kepedulian pengamatannya telah menyelamatkan aku dari banyak malu selama bertahun-tahun.

Begitu pula, rasa nyaman dan yakinnya setara, mengijinkan Allah “memeriksa sekali lagi” penampilan kita sebelum kita keluar pintu rumah untuk memulai hari. Betapa bijaknya kita ketika mengijinkan Dia menginspeksi kita, memastikan segalanya telah tepat—memastikan bahwa tidak ada amarah atau kepahitan mengeraskan hati kita, memastikan tidak ada ketakutan atau kekuatiran membebani di pikiran kita, dan memastikan tidak ada ketidakpercayaan atau keraguan membayang di batin kita. Betapa akan diberkatinya hari kita, bila kita dapat meninggalkan rumah setiap pagi, dengan mengetahui jiwa kita sehat.

Seijin Roy Lessin dan DaySpring, Meet Me In The Meadow30.10.2009

RAHASIA BAHAGIA

Kisah penutup yang kubaca di buku karya Les Parrott mengenai kiat menghadapi orang yang sulit di hidup kita ini, hingga kini berulang kali menolongku…

Seorang gadis kecil melepaskan seekor kupu-kupu dari tanaman berduri… Eeh… kupu-kupu itu menjelma jadi peri! Peri itu bertanya, “Apa yang sangat kamu inginkan?” Gadis kecil itu menjawab, “Aku ingin bahagia.”

Peri itu mendekat dan membisikkan sesuatu ke telinga gadis kecil itu. Gadis kecil itu tersenyum dan menyimpan apa yang dibisikkan peri itu di hati. Sejak itu dia menjadi orang yang paling bahagia di dunia. Setiap kali ada orang bertanya kepadanya mengenai apa rahasia bahagianya, gadis itu tersenyum lembut dan berkata,”Oh, itu karena ada peri yang membisikkan sesuatu ke telingaku.”

Kala dia menjadi nenek berusia lanjut, orang takut rahasia bahagia itu akan dibawanya pergi saat tiada. “Ayolah, katakan kepada kami, apa rahasia bahagia yang dibisikkan peri itu kepadamu?” Bujuk mereka.

Dia mengangguk, sambil tersenyum lembut menjawab, “Peri itu membisikkan kepadaku, ‘Setiap orang, tak peduli seperti apa pun dia, membutuhkan dirimu.’ 

🙂

🙂

Sesulit dan serumit apa pun orang yang kamu hadapi… bertahan dan ingatlah dia membutuhkan dirimu. Sekuat dan semandiri apa pun orang itu… dia membutuhkan dirimu. Rahasia bahagianya: setiap orang membutuhkan dirimu.

DI KALA KAMU TERAMAT MEMBUTUHKAN DIA

Anugerah terkuat-Nya
adalah untuk momen paling lemahmu;
persekutuan termanis-Nya
adalah untuk perjalanan paling sepimu;
penyediaan terkaya-Nya
adalah untuk jam paling perlumu;
dekapan tererat-Nya
adalah untuk kesedihan paling dalammu;
terang-Nya yang paling benderang
adalah untuk hari paling gelapmu.

Adakah yang dapat memisahkan kita dari kasih-Nya? Apakah itu berarti Dia tak lagi mengasihi kita bila kita mendapat kesukaran atau bencana, atau aniaya, atau lapar, melarat, atau dalam bahaya, atau terancam kematian? … Tiada kuasa di langit atau di bumi—memang, tiada satu pun di ciptaan ini yang dapat memisahkan kita dari kasih Allah… .

Seijin Roy Lessin dan DaySpring, Meet Me In The Meadow, 10.03.2010

 

BERSYUKUR CUKUP

Satu hari sahabat karibku menelefon dan mengeluh lagi soal suaminya … Hmmm… kurang apa lagi punya suami begitu baik, rajin, dan bertanggung jawab… Aku bilang kepadanya, “Dijual saja.” … “Hah?! Dijual?” Serunya terperanjat di seberang sana.

“Iya,” jawabku tenang, “Pada suatu hari pemilik sebuah peternakan yang sangat luas, merasa tidak puas dan dia ingin menjual peternakan yang telah dirawatnya puluhan tahun. Lengkap dengan bungalo cantik di puncak bukit kecil di tengah peternakan itu.

Dia menghubungi agen properti, yang kemudian mengutus salah satu stafnya untuk memastikan bunyi teks iklannya kepada pemilik peternakan itu. Sudah tentu segala keunggulan peternakan dan bungalo itu ditampilkan sangat menarik. Saat membaca bunyi teks iklan itu dan melihat foto-foto yang terpampang… pemilik peternakan itu berdecak kagum dan berseru, ‘TIDAK JADI DIJUAL!! Ini adalah peternakan yang aku impikan berpuluh tahun…!’”

“Hahaha…” Sahabat karibku tak dapat menahan tawanya… “Jadi dijual?” Tanyaku kepadanya. “Hahaha… Tidak!” Sahutnya, “TIDAK JADI DIJUAL!!” “Hahaha…” Tawa kami berderai-derai… .

🙂

🙂

BERSYUKUR untuk apa yang ada di tanganmu. ALLAH yang meletakkannya di tanganmu. Minta kepada-NYA karunia RASA CUKUP. Sungguh benar: IBADAH itu bila disertai RASA CUKUP besar sekali MANFAATnya. Lagi pula Allah selalu memberi yang tepat. Tiliklah isi hatimu.

DOA UNTUK HARI INI

Ya Allah, melalui wajahku kiranya terang-Mu dipancarkan;

Melalui suaraku kiranya pujian-Mu diperdengarkan;

Melalui kedua tanganku kiranya karya-Mu diteruskan;

Melalui hidupku kiranya anugerah-Mu dicurahkan;

Melalui hatiku kiranya kasih-Mu dikenalkan.

Kini kiranya Allah damai sejahtera … melengkapimu untuk setiap pekerjaan baik untuk melakukan kehendak-Nya, mengerjakan di dalammu apa yang berkenan di hadapan-Nya, bagi-Nya keagungan selamanya… . Amin.

Seijin Roy Lessin dan DaySpring, Meet Me In The Meadow, 27.09.2010