Cemas dan Damai

Cemas memberitahumu bahwa kamu ada di situasi yang terlampau besar bagi Allah untuk menangani;
Damai meyakinkanmu bahwa tiada yang terlampau sulit bagi Allah.

Cemas mengasumsikan yang terburuk bakal terjadi;
Damai menyatakan yang terbaik nanti terjadi.

Cemas mengarahkanmu pada ketidakmampuanmu;
Damai memastikan bahwa anugerah Allah itu cukup.

Cemas menyebabkan kamu jadi panik;
Damai menyebabkan kamu jadi tenang.

Cemas memperlihatkan ke kamu, kekuranganmu;
Damai menujukan kamu ke suplai Allah.

Cemas menandakan kekalahan dan kegagalan
Damai mengumumkan kemenangan dan kesuksesan Allah.

Cemas membuat kamu berjuang;
Damai membuat kamu beristirahat.

Cemas berkata, “Kamu akan hanyut oleh badai”;
Damai berkata, “Jangkarmu menahan”.

Cemas mengisi kamu dengan gelap;
Damai melimpahi kamu dengan terang.

Cemas memberitahumu untuk mencari solusi dulu;
Damai memberitahumu untuk mencari Allah dulu.

Cemas memberitahumu, kamu takkan berhasil;
Damai meyakinkanmu, Allah akan membuat kamu berhasil.

Pandanglah burung-burung gagak, mereka tak pernah menabur pun menuai, tak punya gudang pun lumbung; dan Allah memberi mereka makan. Betapa kamu lebih bernilai dari burung-burung itu? Dan siapa yang karena kuatir dapat menambah setengah meter pada jalannya? Bila kamu tak mampu melakukan yang paling sederhana, mengapa kamu cemas untuk yang selebihnya? Carilah Allah dulu, dan kebenaran-Nya, dan semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.

Seijin Roy Lessin dan DaySpring, Meet Me In The Meadow, 28.2.2011

Iklan