BERSYUKUR CUKUP

Satu hari sahabat karibku menelefon dan mengeluh lagi soal suaminya … Hmmm… kurang apa lagi punya suami begitu baik, rajin, dan bertanggung jawab… Aku bilang kepadanya, “Dijual saja.” … “Hah?! Dijual?” Serunya terperanjat di seberang sana.

“Iya,” jawabku tenang, “Pada suatu hari pemilik sebuah peternakan yang sangat luas, merasa tidak puas dan dia ingin menjual peternakan yang telah dirawatnya puluhan tahun. Lengkap dengan bungalo cantik di puncak bukit kecil di tengah peternakan itu.

Dia menghubungi agen properti, yang kemudian mengutus salah satu stafnya untuk memastikan bunyi teks iklannya kepada pemilik peternakan itu. Sudah tentu segala keunggulan peternakan dan bungalo itu ditampilkan sangat menarik. Saat membaca bunyi teks iklan itu dan melihat foto-foto yang terpampang… pemilik peternakan itu berdecak kagum dan berseru, ‘TIDAK JADI DIJUAL!! Ini adalah peternakan yang aku impikan berpuluh tahun…!’”

“Hahaha…” Sahabat karibku tak dapat menahan tawanya… “Jadi dijual?” Tanyaku kepadanya. “Hahaha… Tidak!” Sahutnya, “TIDAK JADI DIJUAL!!” “Hahaha…” Tawa kami berderai-derai… .

🙂

🙂

BERSYUKUR untuk apa yang ada di tanganmu. ALLAH yang meletakkannya di tanganmu. Minta kepada-NYA karunia RASA CUKUP. Sungguh benar: IBADAH itu bila disertai RASA CUKUP besar sekali MANFAATnya. Lagi pula Allah selalu memberi yang tepat. Tiliklah isi hatimu.

Iklan

2 thoughts on “BERSYUKUR CUKUP

  1. Bu Eva, iya… saya pernah membaca artikel tsb lengkap dg viewnyaaa …. hahaha:)
    untungnya tidak jadi dijual ya …..
    tapiii … dg saya mau terus ‘belajar’ … ga berarti saya ga bersyukur lhooo …. hehe:P
    thanks ya bu Eva utk sharing ‘bersyukur’ …..
    Tuhan Yesus berkati ya.

    • Terima kasih Bu Sianny untuk tanggapannya. Betul, kisah ini pernah dimuat di sebuah media online, tetapi ini lebih lengkap karena disajikan dengan ciri khas tulisan di xsendirian 🙂

      Dengan Ibu Sianny terus mau belajar, itu bukti selalu bersyukur dengan menggunakan kesempatan dan waktu yang Tuhan berikan.

      Tuhan menemani Bu Sianny selalu.

      Salam hangat,
      eva

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s