DUA BAKUL

Sebab kita adalah rekan kerja Allah, diciptakan untuk melakukan perbuatan baik, yang Allah telah sediakan sebelumnya bagi kita untuk dilakukan…

Tahukah kamu bahwa Allah hingga kini telah menaruh hal-hal baik di dalammu, dan Dia ingin agar kamu membagi-bagikannya kepada orang lain? Bayangkan bahwa di dalam batinmu Allah hingga kini telah menaruh dua bakul. Kala kamu memulai harimu, Allah memasukkan di bakul yang satu apa yang Allah ingin agar kamu bagi-bagikan hari itu. Setiap hari jumlah dan ragam yang dimasukkan ke dalam bakulmu bisa berbeda, tergantung pada kebutuhan-kebutuhan yang Allah ingin untuk kamu sentuh dan orang-orang yang Dia ingin untuk kamu berkati.

Sering, apa yang Allah masukkan ke dalam bakulmu itu misteri. Kamu tidak tahu dengan pasti apa yang ada di benak Allah bagimu di hari itu. Kabar baiknya adalah Dia tak memintamu untuk mencoba-coba dan menebak-nebak, atau berkeliling untuk berupaya membuat setiap orang senang, atau memenuhi kebutuhan-kebutuhan setiap orang. Apa yang Dia ingin kamu lakukan adalah jadi peka kepada tuntunan-Nya, dan meresponsi Dia dalam iman dan ketaatan yang sederhana.

Ketika kamu menjalani harimu, kamu mungkin menemukan bahwa Allah telah memasukkan ke dalam bakulmu satu doa yang Dia ingin agar kamu panjatkan, satu kata yang menguatkan yang Dia ingin untuk kamu ucapkan, satu berkat yang Dia ingin agar kamu bagikan, atau satu perbuatan murah hati yang Dia ingin agar kamu ulurkan.

Apa pun itu yang Allah hingga kini telah taruh di dalam bakulmu adalah apa yang Dia rindu agar kamu bagi-bagikan di sepanjang harimu. Saat kamu pergi tidur di malam hari, adalah baik punya bakul yang kosong. Tak ada yang perlu dibawa, sebab Allah akan memasukkan yang baru dan segar setiap fajar.

Tadi, aku bilang ada dua bakul yang Allah taruh di batinmu. Bakul kedua tidak berisi hal-hal yang kamu bagi-bagikan sepanjang hari, melainkan hal-hal yang kamu terima dari Allah, yang memperkaya dan menyegarkan batinmu. Kala kamu memberkati orang lain, kamu diberkati; kala kamu memberi, kamu menerima; kala kamu mengosongkan dirimu, kamu diisi. Inilah cara Allah mengisi bakulmu yang satunya lagi:

Siapa menyegarkan orang lain dia akan disegarkan. Berilah, dan kamu akan diberi. Takaran yang baik, dimampatkan, ditambahkan, akan dituangkan ke pangkuanmu. Sebab ukuran yang kamu pakai, akan digunakan terhadapmu…

Seijin Roy Lessin dan DaySpring, Meet Me In The Meadow, 29.06.2009

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s